
Mereposisi jaringan yang kendur dari lapisan dalam ke berbagai arah untuk membentuk kontur alami dan tiga dimensi
*Gambar ilustrasi untuk membantu pemahaman.
Solusi yang disesuaikan dengan bentuk wajah setiap individu
Kekenduran wajah tengah dan bawah dapat disebabkan oleh penuaan pada kulit, lemak, dan
lapisan SMAS (fasia) yang terhubung dengan otot, turunnya volume area pipi, serta berkurangnya elastisitas kulit.
Dual Plane Facelift memisahkan lapisan jaringan pada dua bidang untuk mereposisi volume dan
meningkatkan kekencangan kulit secara bersamaan, sehingga menangani penyebab-penyebab tersebut
secara menyeluruh.
*Gambar di bawah ini dibuat dengan AI untuk membantu memahami perubahan sebelum dan sesudah prosedur.
Ini adalah operasi anti-aging kombinasi yang menggabungkan Dual Plane Facelift dengan pengencangan otot double chin.
Jika kekenduran wajah berlanjut hingga ke bawah garis rahang dan area leher,
facelift membantu memperbaiki kekenduran pada wajah tengah, wajah bawah, dan leher,
sementara pengencangan otot double chin merapikan otot serta kontur di bawah dagu untuk menghasilkan
garis rahang serta transisi wajah-ke-leher yang lebih tegas.
*Gambar di bawah ini dibuat dengan AI untuk membantu memahami perubahan sebelum dan sesudah prosedur.
Operasi anti-aging kombinasi ini memperbaiki kekenduran pada wajah tengah, wajah bawah, dan leher sekaligus
menangani tanda-tanda penuaan di bawah mata pada saat yang sama.
Dual Plane Facelift memperbaiki kekenduran wajah dan leher,
sementara lower blepharoplasty menangani lemak bawah mata dan kulit yang kendur,
untuk tampilan yang lebih cerah dan segar.
*Gambar di bawah ini dibuat dengan AI untuk membantu memahami perubahan sebelum dan sesudah prosedur.
Ini adalah operasi lifting kombinasi yang menangani dahi, wajah tengah, wajah bawah, dan leher secara bersamaan.
Forehead lift memperbaiki alis yang turun dan wajah bagian atas, sementara Dual Plane
Facelift memperbaiki kekenduran wajah tengah, garis rahang, dan leher.
Dengan mempertimbangkan tanda penuaan pada seluruh wajah, prosedur ini bertujuan menghasilkan hasil anti-aging yang lebih harmonis dan seimbang.
*Gambar di bawah ini dibuat dengan AI untuk membantu memahami perubahan sebelum dan sesudah prosedur.
HERSHE Plastic Surgery Dual Plane Facelift berbeda
Karena setiap orang memiliki struktur wajah dan keluhan yang berbeda, konsultasi personal sangat penting. Tim medis kami yang berpengalaman luas dalam operasi lifting dan anti-aging menganalisis area keluhan, struktur wajah, dan kondisi kulit secara cermat untuk menyusun rencana operasi yang sesuai.
Berdasarkan diagnosis sistematis yang mempertimbangkan karakteristik wajah setiap individu, HERSHE Plastic Surgery hanya merekomendasikan prosedur yang diperlukan untuk mencapai hasil yang seimbang dan alami.
Dual Plane Facelift adalah prosedur yang melakukan diseksi dalam hingga di bawah lapisan SMAS, melepaskan retaining ligaments, lalu memisahkan lapisan kulit dari lapisan SMAS agar masing-masing dapat diangkat secara terpisah.
Lapisan SMAS diangkat secara vertikal dan difiksasi untuk mereposisi volume yang turun,
sementara kulit yang kendur ditarik mengikuti garis alami kulit dan kelebihan kulit dibuang untuk meningkatkan kekencangan.
Dalam Dual Plane Facelift, HERSHE juga menangani kekenduran di bawah garis rahang dan area leher
dengan menyertakan neck lift untuk memberikan efek lifting yang menyeluruh.
Prosedur facelift HERSHE secara umum dibagi menjadi teknik Deep Plane dan Dual Plane.
• Teknik Deep Plane: lapisan SMAS (fasia) didiseksi bersama dengan lapisan kulit
• Teknik Dual Plane: lapisan SMAS didiseksi sementara lapisan kulit juga didiseksi secara terpisah
Karena itu, Dual Plane Facelift memungkinkan lapisan SMAS dan kulit diangkat secara terpisah, mempertahankan volume alami sekaligus membentuk kontur yang lebih tiga dimensi.
Dengan mengangkat volume SMAS yang turun secara vertikal lalu memfiksasinya, volume wajah direposisi. Lapisan kulit kemudian ditarik mengikuti arah alami kulit dan kelebihan kulit dibuang untuk hasil yang lebih alami dan kencang.
Untuk memindahkan lapisan SMAS dan jaringan wajah yang kendur secara memadai, retaining ligaments yang menahan SMAS perlu dilepaskan. HERSHE melepaskan retaining ligaments pada area yang diperlukan secara tepat untuk mencapai hasil yang efektif dan stabil.
Diseksi yang memadai penting untuk mereposisi jaringan yang kendur pada wajah tengah, termasuk area nasolabial dan sekitar mulut. HERSHE Dual Plane Facelift memperluas target lifting melalui diseksi yang cukup, sehingga bertujuan memperbaiki beberapa area secara menyeluruh dalam satu operasi.
Operasi ini dapat membantu memperbaiki berbagai area, termasuk pipi kendur, nasolabial fold, marionette line, deep cheek, garis rahang, dan kekenduran leher.
Wajah bawah dan leher memiliki struktur yang saling terhubung dan sering mengalami penuaan bersamaan. HERSHE Dual Plane Facelift memperluas area diseksi hingga mencakup neck lift, sehingga garis rahang dan garis leher diperbaiki bersama. Dengan menangani area yang saling terhubung secara bersamaan, prosedur ini bertujuan menghasilkan kontur yang lebih harmonis.
































Q.Area apa saja yang dapat diperbaiki dengan Dual Plane Facelift?
A.Dual Plane Facelift efektif untuk memperbaiki kekenduran pada wajah tengah, wajah bawah, dan leher. Setelah retaining ligaments dilepaskan, lapisan SMAS dan kulit diangkat secara terpisah untuk mereposisi jaringan dan volume yang turun. Prosedur ini juga dapat membantu memperbaiki nasolabial fold, marionette line, garis rahang, dan kerutan leher.
Q.Apakah Dual Plane Facelift terasa sakit?
A.Operasi dilakukan dengan anestesi sedasi, sehingga umumnya tidak terasa sakit selama prosedur. Setelah operasi, beberapa pasien dapat merasakan sensasi tertarik, pegal, atau ketidaknyamanan sementara yang biasanya berangsur membaik seiring waktu.
Q.Kapan jahitan dilepas setelah Dual Plane Facelift?
A.Kunjungan kontrol dilakukan pada hari berikutnya setelah operasi untuk memeriksa kondisi. Jahitan umumnya dilepas secara bertahap pada hari ke-6, ke-8, dan ke-10. Kontrol tambahan sekitar satu bulan kemudian disarankan untuk memeriksa proses pemulihan.
Q.Apakah akan ada bekas luka setelah Dual Plane Facelift?
A.Insisi dimulai dari area pelipis lalu berlanjut mengikuti bagian depan dan belakang telinga. Bekas luka akan berangsur memudar selama proses pemulihan dan umumnya jauh berkurang sekitar enam bulan setelah operasi. Namun, proses penyembuhan bekas luka dapat berbeda tergantung jenis kulit, kadar melanin, kondisi individu, dan kecepatan pemulihan, dan pada beberapa kasus dapat memerlukan waktu lebih dari enam bulan. Jika bekas luka masih terlihat, perawatan seperti laser bekas luka dapat dipertimbangkan sesuai kondisinya.
Q.Apakah saya perlu memakai facial compression band setelah Dual Plane Facelift?
A.Umumnya disarankan memakai facial compression band selama sekitar dua minggu. Perawatan dressing dilakukan setelah operasi, dan petunjuk penggunaan compression band akan diberikan bila diperlukan. Pada minggu pertama, memakainya saat keluar rumah juga dapat membantu; setelah itu, durasi pemakaian dapat disesuaikan dengan kondisi pemulihan.
Q.Berapa lama masa pemulihan setelah Dual Plane Facelift?
A. Pemulihan berbeda pada setiap individu, namun umumnya aktivitas sehari-hari dapat dilakukan kembali setelah sekitar 2–3 minggu. Bengkak dan memar dapat paling terlihat selama 1–2 minggu pertama setelah operasi. Bengkak utama akan berangsur berkurang, sementara hasil dapat memerlukan beberapa bulan hingga terlihat lebih alami dan stabil.
Q.Kapan saya dapat kembali beraktivitas setelah Dual Plane Facelift?
A. Aktivitas ringan sehari-hari umumnya dapat dilakukan dalam beberapa hari setelah operasi, tetapi olahraga dan aktivitas berat disarankan setelah sekitar 3–4 minggu. Waktu yang tepat sebaiknya mengikuti arahan tim medis sesuai kondisi pemulihan Anda.
Q.Apakah ada efek samping setelah Dual Plane Facelift?
A. Efek sementara yang umum dapat berupa bengkak, memar, rasa tertarik, dan berkurangnya sensasi, yang sebagian besar akan membaik secara bertahap selama pemulihan. Tergantung pada kondisi individu, komplikasi seperti peradangan, perdarahan, atau bekas luka dapat terjadi, sehingga penting untuk mengikuti instruksi pascaoperasi dan jadwal kontrol. Tim medis HERSHE Plastic Surgery berupaya mengurangi risiko komplikasi melalui prosedur yang aman dan perawatan pascaoperasi yang sistematis.
HERSHE meneliti kecantikan untuk masa depan. HERSHE Recovery Booster
adalah program yang menggunakan teknologi regeneratif berbasis stem cell untuk membantu pemulihan dan regenerasi kulit.
Program ini membantu memperbaiki lingkungan pemulihan, mendukung pemulihan jaringan, dan melalui regenerasi sel membantu
meningkatkan kondisi dan kualitas kulit secara keseluruhan.
Metode Kultur dan Produksi Sel Punca Turunan Lemak dengan Peningkatan Fungsi
untuk Mendorong Pertumbuhan Rambut dan Mencegah Kerontokan
Paten No. 10-1656511
Metode Produksi Faktor Pertumbuhan Sel dari Sel Punca Turunan Lemak dan Sel Mononuklear
serta Pemanfaatannya
Paten No. 10-0995133
HERSHE Plastic Surgery telah secara berkelanjutan meneliti dan mengembangkan teknologi kultur stem cell bersama Hugel Co., Ltd., salah satu perusahaan farmasi terkemuka di Korea Selatan.
Klinik memiliki laboratorium dan fasilitas khusus di dalam rumah sakit serta memegang paten teknologi untuk memproduksi dan mengkultur faktor pertumbuhan sel dari sel punca turunan lemak.
HERSHE Plastic Surgery menyediakan berbagai program regeneratif stem cell, termasuk adipose-derived stem cells (ADSC), cell growth factors (Growth Factor), SVF, dan Miracell, dengan solusi regeneratif personal yang disesuaikan dengan kondisi dan tujuan setiap pasien.











힙업리프팅으로 애플힙 뒤태 만들수있나요? 힙업성형 Q&A
어깨필러 상담부터 시술과정까지, 직각어깨 REAL 현장
쌍수하고 술 언제부터 마셔도 되나요?



